United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO)
Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB dalam bahasa Inggris adalah : United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization, disingkat UNESCO) merupakan badan khusus PBB yang didirikan pada 1945. Tujuan organisasi adalah mendukung perdamaian, dan keamanan dengan mempromosikan kerja sama antar negara melalui pendidikan, ilmu pengetahuan, dan budaya dalam rangka meningkatkan rasa saling menghormati yang berlandaskan kepada keadilan, peraturan hukum, HAM, dan kebebasan hakiki.
UNESCO memiliki anggota 191 negara. Organisasi ini bermarkas di Paris, Perancis, dengan 50 kantor wilayah serta beberapa lembaga, dan institut di seluruh dunia. UNESCO memiliki lima program utama yang disebarluaskan melalui: pendidikan, ilmu alam, ilmu sosial, dan manusia, budaya, serta komunikasi, dan informasi. Proyek yang disponsori oleh UNESCO termasuk program baca-tulis, teknis, dan pelatihan guru; program ilmu internasional; proyek sejarah regional, dan budaya, promosi keragaman budaya; kerja sama persetujuan internasional untuk mengamankan warisan budaya, dan alam serta memelihara HAM; dan mencoba untuk memperbaiki perbedaan digital dunia.
sumber : https://id.wikipedia.org
Batik Indonesia Termahal
Batik Indonesia Termahal- Sejak batik dipatenkan menjadi milik Indonesia 2 Oktober 2009 lalu oleh badan PBB-UNESCO, seluruh rakyat Indonesia pun semakin melekat dan intens memakai batik. Tidak terpengaruh latar belakang profesi, tingkatan sosial, atau etnis, seluruh penduduk Indonesia bebas mengenakan fashion berbahan batik. Bahkan, bisa dipastikan setiap orang mempunyai lebih dari satu pakaian batik.
Apakah ini karena harganya yang murah? Bisa jadi. Anda bisa buktikan bila berbelanja di kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Di sana bisa Anda temukan pakaian batik dengan bandrol 35 ribu rupiah. Eittss... tapi ingat pelajaran kita tentang "Ini Batik, itu Bukan!" beberapa hari lalu. Dipaparkan dengan jelas dan gamblang mana yang disebut batik, dan mana yang bukan.
Jadi, bila Anda menemukan pakaian batik yang murah meriah, ingat itu bukan batik, melainkan tekstil dengan motif batik. Lalu berapa harga batik asli?
Menurut informasi yang Ghiboo dapatkan dari Galery Batik di Museum Tekstil Jakarta, ternyata batik Indonesia harganya bisa mencapai ratusan juta rupiah. Tentu harga yang sangat mahal ini, pasti didukung dengan kualitas yang tinggi pula dari batik tersebut.
Sebelum mengetahui jenis corak batik apa saja yang memiliki harga tinggi, Gian Hwak, Staf Kolektor dan Pameran Museum Tekstil Jakarta, lebih dahulu menjelaskan faktor-faktor yang membuat batik itu menjadi mahal.
"Soal harga, sebenarnya kami tidak bisa mengindentifikasi, karena harga itu datangnya dari pihak lelang, seperti Balai Lelang Chisty," jelas Gian kepada Ghiboo. Yang pasti, batik termahal itu tidak bisa kita lihat dari coraknya saja, tapi juga dinilai dari:
Memiliki nilai historis. Misalnya, batik itu bekas dipakai siapa? Mungkin Sultan atau anggota kerajaan lainnya. Kemudian dilihat dari kain dan siapa pembuatnya. Misalnya batik Iwan Tirta. Kalau kain dan corak motif yang dibuat Iwan Tirta, yang pernah membuat batik untuk pertemuan APEC, pasti bisa mencapai sekitar 50 juta rupiah ke atas. Usianya berapa lama? Yang penting asli atau cetakan pertama, bukan replika. Kalau sudah asli dan usianya sudah lebih dari 100 tahun, pasti mahal"
Empat Corak Batik Termahal
Usai menjelaskan faktor batik bisa dianggap mahal, Gian pun menyimpulkan kepada Ghiboo empat jenis batik yang dikategorikan mencapai harga ratusan juta rupiah.
Batik Corak Belanda.
Batik Corak Belanda.
Dikatakan mahal karena coraknya identik dengan nama si pembuatnya. Seperti, batik Veldhuisen. Batik ini pasti akan dicari korektor manapun. Bahkan, kalau diketahui batik itu ada di luar negeri, pasti akan diselamatkan untuk kembali ke Indonesia. Harga sekitar di atas 100 juta rupiah, tapi kalau sudah masuk balai lelang, harga bisa lebih tinggi.
Batik Tiga Negeri.
Batik Tiga Negeri.
Disebut tiga negeri karena teknik pewarnaannya dilakukan di tiga daerah berbeda. Merahnya, merah Lasem [Jawa Tengah], birunya Pekalongan, dan soganya di Solo. Jadi, mahalnya batik ini karena mewarnai di tiga tempat yang berbeda dan menggunakan pewarna asli alam. Sudah pasti harganya sekitar 100 juta lebih.
Batik Hokokai.
Batik Hokokai.
Teknik corak batik ini berbentuk bunga sakura, tapi bunga-bunganya sangat kecil dan detail sekali. Selain itu sejarahnya yang membuat batik ini sangat mahal. Batik ini dibuat saat Jepang menduduki Indonesia. Sebenarnya yang membuat itu orang Belanda, diberikan kepada kaisar Jepang. Di Indonesia batik ini dimiliki Tumbu Ramelan. Harga batik Hokokai juga diperkirakan di atas 100 juta rupiah
sumber : http://www.kaskus.co.id/
Batik Indonesia diklaim Malaysia
Batik Indonesia diklaim Malaysia - Dulu Malaysia pernah mengklaim batik adalah milik mereka. Polemik pun muncul akibat klaim Negeri Jiran terhadap batik ini. Batik merupakan warisan budaya Indonesia yang harus dilestarikan. Selain sebagai warisan budaya, keindahan batik juga telah diakui dunia, beberapa tokoh dunia pernah menggunakan batik Indonesia. Kepemilikan batik sebagai warisan budaya tak berbenda menggelinding setelah Malaysia mengklaim sebagai warisan nenek moyangnya.UNESCO
Akibat Batik Indonesia diklaim Malaysia dan untuk mendapat pengakuan representatif sebagai warisan budaya, proses yang ditempuh oleh pemerintah Indonesia terbilang cukup panjang. Berawal pada 3 September 2008 dengan proses Nominasi Batik Indonesia ke UNESCO, yang kemudian diterima secara resmi oleh UNESCO pada 9 Januari 2009 untuk diproses lebih lanjut.
Puncaknya, pada tanggal 2 Oktober 2009 diakhiri dengan UNESCO mengukuhkan batik Indonesia dalam daftar representatif Budaya Tak Benda Warisan Manusia yang dilaksanakan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.
Hari Batik Nasional
Tanggal 2 Oktober juga diperingati sebagai Hari Batik Nasional. Tahun 2009 UNESCO menetapkan batik sebagai warisan dunia. Presiden SBY kemudian menjadikan 2 Oktober sebagai Hari Batik Nasional," kata SBY lewat akun twitternya. Pengukuhan dari UNESCO serta pendeklarasian dari Presiden, Batik Indonesia diklaim Malaysia tersebut telah terhapus yang sudah digencarkan oleh negara tetangga, Malaysia.
Budaya dan Pariwisata
Setelah batik resmi dikukuhkan oleh UNESCO, Kementerian kebudayaan dan pariwisata berharap batik bisa diapresiasi oleh masyarakat Indonesia dengan memakai produk budaya sebagai bagian dari aktivitas sehari-hari. Hari ini warga Indonesia bangga mengenakan batik untuk aktivitas.
Sumber : http://www.merdeka.com/
Batik Indonesia dan Maknanya: Filosofi 6 Motif Batik Tradisional
Batik Indonesia dan maknanya memiliki hubungan erat dengan sejarah serta perkembangan budaya masyarakat Nusantara. Batik bukan hanya kain dengan berbagai corak dan warna, tetapi juga memiliki nilai filosofi yang menggambarkan harapan, kehidupan, karakter, dan nilai budaya masyarakat.
Dalam perkembangannya, batik memiliki berbagai macam motif. Setiap motif mempunyai bentuk dan filosofi yang berbeda. Beberapa motif batik bahkan dahulu berkaitan dengan lingkungan keraton dan digunakan dalam acara atau keadaan tertentu.
Berikut beberapa motif batik Indonesia dan maknanya yang menarik untuk diketahui.
Udan Liris (Hujan Gerimis)
Udan Liris berarti hujan gerimis atau hujan rintik-rintik. Motif ini merupakan salah satu motif batik yang memiliki filosofi tentang kesuburan dan harapan dalam kehidupan.
Pada masa lalu, motif Udan Liris berkaitan dengan lingkungan keraton dan penggunaannya memiliki aturan tertentu. Motif ini terdiri dari tujuh unsur motif yang disusun dalam bentuk lereng.
Secara filosofis, Udan Liris mengandung harapan agar orang yang mengenakannya memperoleh keselamatan, kesejahteraan, ketabahan, serta mampu melaksanakan kewajiban dengan penuh tanggung jawab demi kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara.
Pola batik Udan Liris (Hujan Gerimis)
Barong Seling Nitik
Barong Seling Nitik merupakan pola batik hasil pengembangan yang memadukan motif nitik dengan pola Parang Barong.
Perpaduan dua motif tersebut menghasilkan bentuk dan karakter yang berbeda tetapi tetap dapat menjadi satu kesatuan yang harmonis. Dua warna dan bentuk yang kontras menjadi perpaduan yang indah.
Secara filosofis, Barong Seling Nitik melambangkan keberagaman yang dapat bersanding, bersatu, dan menjadi kekuatan sekaligus menghasilkan keindahan.
Pola batik Barong Seling Nitik
Parang Parikesit
Parang Parikesit merupakan salah satu pengembangan dari motif Parang. Pari berarti padi, sementara kesit dapat dimaknai bersih atau putih.
Dalam cerita pewayangan, Parikesit dikenal sebagai putra Abimanyu yang kemudian menjadi raja setelah Perang Bharatayuda.
Motif Parang Parikesit memiliki pola parang dengan bagian mlinjon atau blumbangan yang berwarna putih. Perpaduan unsur tersebut memberikan karakter tersendiri pada motif batik ini.
Pola batik Parang Parikesit
Semen Sidomukti
Semen Sidomukti merupakan salah satu motif batik yang memiliki filosofi tentang harapan kehidupan yang baik. Kata sido berarti menjadi atau terlaksana, sedangkan mukti berarti mulia dan sejahtera.
Motif ini melambangkan harapan agar seseorang memperoleh kehidupan yang berkecukupan, mulia, serta bahagia lahir dan batin.
Semen Sidomukti juga dikenal sebagai salah satu motif yang digunakan dalam tradisi upacara pernikahan, termasuk pada rangkaian ijab kabul dan panggih. Motif ini menjadi simbol doa dan harapan bagi kehidupan rumah tangga yang bahagia dan sejahtera.
Pola batik Semen Sidomukti
Gringsing Sudara Werti
Gringsing Sudara Werti memiliki filosofi yang berkaitan dengan kesehatan. Gringsing berasal dari kata gering yang berarti sakit, sedangkan sing berarti tidak.
Motif ini menyimbolkan harapan agar seseorang terhindar dari penyakit dan selalu memperoleh kesehatan, baik secara fisik maupun mental.
Motif ini dihiasi atau diceplok dengan unsur Sudarawerti, seorang prajurit wanita perkasa dalam cerita Wayang Menak yang digambarkan mampu menghadapi musuh yang mengganggu.
Secara umum, Gringsing Sudara Werti mengandung harapan agar seseorang mampu menjaga kesehatan, mengendalikan diri, serta menghadapi berbagai rintangan yang dapat mengganggu kehidupan.
Pola batik Gringsing Sudara Werti
Semen Wahyu Tumurun
Semen Wahyu Tumurun menggambarkan harapan akan turunnya wahyu atau anugerah. Dalam filosofi tradisional, motif ini berkaitan dengan harapan memperoleh petunjuk, keberkahan, serta kemudahan dalam menjalani kehidupan.
Motif Semen Wahyu Tumurun juga mengandung harapan agar seseorang dijauhkan dari berbagai godaan, rintangan, dan halangan.
Pola batik Semen Wahyu Tumurun
Sejarah Singkat Batik di Indonesia
Kesenian batik di Indonesia telah berkembang sejak masa kerajaan dan terus mengalami perkembangan pada masa kerajaan serta masyarakat berikutnya. Batik kemudian berkembang luas di Indonesia dan secara khusus memiliki perjalanan panjang di Pulau Jawa.
Perkembangan tersebut menghasilkan beragam motif batik dengan karakter, bentuk, warna, dan filosofi yang berbeda. Hal inilah yang membuat batik Indonesia memiliki kekayaan budaya yang sangat beragam.
Kesimpulan
Batik Indonesia bukan sekadar kain dengan motif yang indah. Di balik setiap motif terdapat cerita, simbol, harapan, dan nilai budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Mengenal batik Indonesia dan maknanya menjadi salah satu cara untuk memahami kekayaan budaya Nusantara. Udan Liris, Barong Seling Nitik, Parang Parikesit, Semen Sidomukti, Gringsing Sudara Werti, dan Semen Wahyu Tumurun merupakan beberapa contoh motif batik yang memiliki filosofi menarik.
Semoga artikel tentang batik Indonesia dan maknanya ini dapat menambah pengetahuan dan menjadi salah satu pengingat pentingnya menjaga serta melestarikan warisan budaya Indonesia.
Sumber referensi:
Kompasiana
Batik Indonesia Yang Mendunia
Batik Indonesia Yang Mendunia - Tak dapat dipungkiri bahwa Batik Indonesia sekarang sudah sangat mendunia. Bahkan banyak tokoh dunia yang menggunakan batik karena sangat mendunianya batik Indonesia. Para selebritis Hollywood pun banyak yang suka dengan Batik Indonesia.
Batik merupakan hasil karya terbaik para leluhur kita, goresan dari wanita terbaik di negeri ini. Buah goresan itu menuai hasil yang menjadi Maha Karya yang kita kenal saat ini, yakni batik.
Mungkin hanya sedikit dari kita yang menyadari betapa tingginya nilai historis dari batik, sebuah goresan mengandung nilai seni tinggi ditambah ketelatenan yang sempurna, menjadikan batik Indonesia mengandung nuansa tersendiri.
Berikut beberapa alasan mengapa batik Indonesia bisa mendunia dan dikagumi, diantaranya adalah:
Pancarkan Kearifan Indonesia
Batik akan menjadikan seseorang lebih Indonesia. Dengan memakai batik seseorang akan tampil lebih fresh, lebih hidup dan menjadikan siapa saja menjadi orang Indonesia seutuhnya. Pasalnya, nilai batik merupakan jati diri Indonesia, jadi dengan mengenakan batik seseorang menjadi Indonesia banget.
Warisan Budaya Leluhur
Cermin pribadi yang pandai berterima kasih pada leluhur bangsa memakai batik berarti kita termasuk pribadi yang pandai berterima kasih. Dengan menggunakan batik, secara tidak langsung jika kita memakai batik berarti kita bangga dengan pakaian khas indonesia, apapun motifnya, batik Indonesia menjadi cerminan pribadi Indonesia yang sesungguhnya.
Nyaman Dipakai
Selain bangga dengan negeri ini, sebagian orang gemar menggunakan karya budaya nenek moyang Indonesia karena motifnya yang cantik serta nyaman dipakai di segala suasana. Sebagian dari mereka juga menganggap corak batik Indonesia sangat unik dan memiliki khas tersendiri.
Bangkitkan Nasionalisme
Mengenakan batik menjadikan seseorang menunjukkan identitasnya secara tidak langsung, hal ini juga akan berefek kepada sikap dan prilaku seseorang. Efek inilah yang menjadikan siapa pun merasa bangga jadi orang Indonesia, inilah yang akan meinmbulkan semangat nasionalisme.
Membuat Orang Tampil Lebih Dewasa
Dengan mengenakan batik seseorang akan terlihat dewasa dan mempesona, lihatlah ketika anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah menengah atas yang sudah mulai cinta dengan batik, maka akan terlihat lebih dewasa dan lebih anggun serta gagah.
Batik tak membuat seseorang menjadi tua, tapi sebaliknya. Akan tampaklah wajah penuh kedewasaan. Jadi batik menjadikan seseorang semakin dewasa.
Timbulkan Rasa Percaya Diri
Batik akan membuat kita semakin percaya diri lho. Memilih batik Indonesia yang sesuai postur tubuh kita, kemudian ditambah motif yang pas, menjadikan seseorang semakin tambah percaya diri di setiap kesempatan. Karena nuasan batik Indonesia mengandung nilai keikhlasan membuat siapapun menjadi percaya diri.
Langganan:
Postingan (Atom)




